GERAKAN ISLAM : ANTARA IDEALISME ATAU PRAGMATISME

Authors

  • Muhammad Diaz Prawira Indonesian Muslim University of Makassar image/svg+xml Author
  • Ahmad Hujaeri Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten image/svg+xml Author
  • Muhamad Khairul Rasyid Universitas PTIQ Jakarta image/svg+xml Author
  • Sugeng Aryanto STIE Bima Author
  • Genta STKIP Dompu Author
  • Heptania Septi Firmana Hariyanto Udayana University image/svg+xml Author

Keywords:

Gerakan Islam, Idealisme, Pragmatisme, Ideologi, Politik Islam

Abstract

Gerakan Islam pada era kontemporer menghadapi ketegangan yang kompleks antara upaya mempertahankan kemurnian ideologi dan tuntutan untuk mengadopsi pragmatisme sebagai strategi bertahan dalam lingkungan sosial-politik yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara kritis karakteristik gerakan Islam berbasis ideologi, menganalisis kemunculan tendensi pragmatis, mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu pergeseran orientasi, serta mengkaji implikasinya terhadap identitas dan legitimasi gerakan di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian kepustakaan (library research), dengan menerapkan teknik analisis deskriptif-kritis terhadap literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dikotomi antara idealisme dan pragmatisme dalam gerakan Islam pada hakikatnya bersifat ilusif, karena keduanya beroperasi dalam hubungan dialektis yang saling terkait. Idealisme berfungsi sebagai landasan normatif yang menjaga arah dan legitimasi moral, sedangkan pragmatisme muncul sebagai respons struktural terhadap tekanan demokrasi, globalisasi, dan rasionalisasi politik modern. Meskipun demikian, studi ini juga menyoroti bahwa tendensi pragmatis yang tidak terkendali dapat mereduksi orientasi nilai menjadi instrumen kepentingan semata, yang berpotensi memicu krisis identitas, inkonsistensi ideologis, dan dekadensi kepercayaan publik. Oleh karena itu, isu sentralnya bukanlah memilih antara idealisme dan pragmatisme, melainkan kapabilitas gerakan Islam dalam mengelola ketegangan antara keduanya secara proporsional. Dalam konteks ini, pragmatisme hanya akan bernilai konstruktif apabila tetap berpijak pada kerangka ideologi sebagai fondasi etis, bukan sekadar menggantikan tujuan esensial pergerakan.

References

[1] A. AZRA, ISLAM POLITIK: DINAMIKA GERAKAN ISLAM DI INDONESIA. JAKARTA: KENCANA, 2012.

[2] R. A. GUSLI AND R. AHIDA, "KONSTRUKSI ILMU PENGETAHUAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM," JIEM, 2020.

[3] R. W. HEFNER, CIVIL ISLAM: MUSLIMS AND DEMOCRATIZATION IN INDONESIA. PRINCETON: PRINCETON UNIVERSITY PRESS, 2020.

[4] S. MUJANI, R. W. LIDDLE, AND D. IRVANI, "ISLAMISM AND MUSLIM SUPPORT FOR ISLAMIST MOVEMENT ORGANIZATIONS: EVIDENCE FROM INDONESIA," STUDIA ISLAMIKA, VOL. 30, NO. 1, PP. 39–63, 2023.

[5] Y. NASRIL, "IDEALISME DAN PRAGMATISME DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM," ADDABA, 2022.

[6] A. N. PERMATA, "IDEALISM, PRAGMATISM, OPPORTUNISM: EXPLAINING ISLAMIST MOVEMENTS IN CONTEMPORARY INDONESIA," JURNAL SOSIOLOGI AGAMA, 2023.

[7] P. Y. PRATAMA ET AL., "DYNAMICS OF THE ISLAMIC POLITICAL MOVEMENT IN INDONESIA," PERADABAN JOURNAL OF RELIGION AND SOCIETY, 2023.

[8] A. PRAYITNO, "ISLAM AS A POLITICAL FORCE: READING THE DIRECTION OF ISLAMIC POLITICAL MOVEMENT IN INDONESIA TOWARDS DEMOCRACY," JURNAL ASY-SYUKRIYYAH, 2020.

[9] A. PRAYITNO, "ISLAM AS A POLITICAL FORCE: READING THE DIRECTION OF ISLAMIC POLITICAL MOVEMENT IN INDONESIA TOWARDS DEMOCRACY," JURNAL ASY-SYUKRIYYAH, 2021.

[10] O. ROY, GLOBALIZED ISLAM: THE SEARCH FOR A NEW UMMAH. NEW YORK: COLUMBIA UNIVERSITY PRESS, 2021.

Published

26-04-2026

How to Cite

GERAKAN ISLAM : ANTARA IDEALISME ATAU PRAGMATISME. (2026). Connectedness: Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Komputer, 1(1), 111-116. https://journal.arahnesia.id/index.php/CJPTK/article/view/15